Home / Berita Sekolah / “Pandemi tak berarti berhenti untuk berbagi hati, mengharap ridha Ilahi”.

“Pandemi tak berarti berhenti untuk berbagi hati, mengharap ridha Ilahi”.

Peringatan Hari Raya Idul Adha 1442 H Tahun 2021

Salah satu program Waka Kesiswaan SMAN 11 Yogyakarta adalah Peningkatan Iman dan Taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam rangka Peringatan Hari Raya Idul Adha 1442 H Tahun 2021, alhamdulillah, walaupun sedang dalam keadaan pandemi covid-19, kesadaran dan kepedulian siswa, orang tua siswa, dan Bapak Ibu Guru sangat tinggi, sesuai dengan tema kegiatan ini:

“Pandemi tak berarti berhenti untuk berbagi hati, mengharap ridha Ilahi”.

Hal itu terbukti dengan meningkatnya jumlah hewan qurban yang disembelih. Pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya dua lembu dan dua atau tiga kambing. Namun pada tahun ini, jumlah sapi meningkat, yaitu tiga ekor.

Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan di dua tempat:

  1. Di sekolah dengan menyembelih 2 ekor lembu pada tanggal 22 Juli 2021 (Tasyrik ke-2). Salah satu sapi tersebut adalah salin dari shohibul yang terdiri atas 7 orang Guru SMAN 11 Yogyakarta. Daging qurban dibagikan kepada Bapak Ibu Guru dan Karyawan dan masyarakat sekitar sekolah.
  2. Di luar sekolah, yaitu di Jamaah Masjid Al-Ikhsan, Lemah Abang, Gayamharjo Prambanan Sleman pada 23 Juli 2021 (Tasyrik ke-3).

Pada kesempatan ini, OSIS, MPK, dan Rohis Nurul ‘Ilmi bersama Bapak Ibu Guru dan Karyawan SMAN 11 Yogyakarta mengadakan bakti sosial dan menyerahkan satu hewan qurban yaitu lembu untuk disembelih dan dinikmati oleh seluruh warga setempat. Ini adalah sebuah bentuk kepedulian dan cinta dari SMAN kepada sesama, terutama masyarakat yang sangat membutuhkan.

Penyerahan hewan qurban berupa dua ekor kambing dari

  1. Naila Putri Wifdania binti Wafda Asrom kepada Jamah Masjid Wiryorejan Srikayangan Kuliner Progo
  2. Rafa Rahardian Bin Oki Sasongko kepada PCPM Prambanan.

Karena SMAN 11 Yogyakarta adalah sekolah Adiwiyata atau sekolah yang berwawasan Kebangsaan dan berbasis Lingkungan, pada saat membungkus daging qurban, panitia tidak lagi menggunakan plastik, karena media ini tidak bisa didaur ulang dan merusak lingkungan. Sebagai penggantinya, maka dipakailah ‘besek’ (jw) yang terbuat dari anyaman bambu dan daun jati sebagai alasnya, untuk. Membungkus daging qurban. Hal itu dimaksudkan agar ramah lingkungan dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Harapan dan tujuan kegiatan ini tidak lain hanyalah mengharap Ridha Allah Swt, yang dengan itu, insyaa Allah manfaatnya dapat dirasakan okeh masyarakat sekitar yang memang membutuhkan. Semoga menjadi amal kebaikan kita semua. Aamiin

 

Yogyakarta, 23 Juli 2021

Ketua Peringatan Harus Raya Idul Adha

SMAN 11 Yogyakarta,

Edy Widyanta H.I.