Home / OSIS / Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (PLSBSB) 2019-2020

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (PLSBSB) 2019-2020

INGIN CINTA, KENALILAH DIA

SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA, DIPTYA AJI PARAMITHA:

SATU-SATUNYA SEKOLAH KEBANGSAAN DI YOGYAKARTA

15 Juli 2019

 

 Assalamu’alaikum wr. wb.

 Selamat Pagi, semoga selamat dan sejahtera untuk kita semua,

Bismillaahirrahmaanirrahiim, Alhamdulillaahi wa syukrulillah, ammaa ba’du.

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih Maha Penyayang atas limpahan rahmat, taufik, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita, Keluarga Besar SMA Negeri 11 Yogyakarta, khususnya para peserta didik baru yang telah berhasil masuk dan diterima menjadi peserta didik baru SMA Negeri 11 Yogyakarta  Tahun Pelajaran 2019/2020.

Keluarga Besar SMA Negeri 11 Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta didik baru kelas X beserta keluarganya. SMA Negeri 11 Yogyakarta boleh berbangga hati karena Bapak Ibu Orang Tua peserta didik Baru telah mempercayakan secara penuh putra-putrinya di sekolah ini untuk merajut mimpi-mimpi dan mengukir sebagian waktunya untuk meraih prestasi dan meraih harapan di masa depan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, mengawali Tahun Pelajaran 2019/2020, SMA Negeri 11 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan tersebut (MPLSBSB) yang  WAJIB diikuti oleh seluruh peserta didik baru Kelas X. Selanjutnya untuk Anda para siswa kelas XI dan XII, kami sampaikan juga ucapan selamat dan sukses  untuk Ananda semua.

Selanjutnya Tujuan Kegiatan MPLSBSB menurut Permendikbud No. 18 Tahun 2016 adalah :

  1. mengenali potensi diri siswa baru;
  2. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
  3. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;
  4. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;
  5. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Oleh karena itu, selama tiga hari ke depan, terhitung sejak  tanggal 15 – 17 Juli 2019 pukul 07.00 – 14.00, seluruh peserta didik baru Kelas X WAJIB mengikuti kegiatan tersebut.

Sehubungan dengan hal itu, kami sampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada:

  1. Bapak Ibu Guru sebagai penyelenggara dan pelaksana kegiatan;
  2. Bapak Ibu Karyawan sebagai pembantu pelaksana kegiatan;
  3. Seluruh Pengurus OSIS/MPK sebagai pembantu pelaksana kegiatan, dan
  4. Bapak/Ibu Narasumber yang nanti akan menyampaikan materi dalam MPLSBSB ini.

Kita semua adalah Anggota Keluarga Besar SMA Negeri 11 Yogyakarta. Oleh karena itu, sudah semestinyalah kita harus memahami VISI, MISI, dan TUJUAN BESAR institusi SMA Negeri 11 Yogyakarta ini. Ada baiknya, dan bahkan sangat perlu untuk kita simak, kita pahami, dan kita tanamkan dalam diri kita sebagai Warga SMA Negeri 11 Yogyakarta tentang Visi, Misi, dan Tujuan lembaga pendidikan kita SMA Negeri 11 Yogyakarta.

  1. VISI

Terwujudnya Sekolah yang unggul serta memiliki intelektualitas, integritas, santun berwawasan kebangsaan dan bercakrawala global

    2. MISI

  •  Menerapkan sistem layanan pendidikan yang bermutu berpedoman pada 8 Standar Nasional Pendidikan
  • Mengembangkan kemampuan akademik bercakrawala global dengan penerapan dan pengembangan kurikulum lokal, nasional maupun internasional
  • Mengembangkan potensi dan kreatifitas peserta didik secara optimal yang berakar pada nilai-nilai agama dan budaya nasional Indonesia sesuai dengan tuntutan globalisasi
  • Menciptakan budaya sekolah yang sportif, kreatif, menyenangkan dan santun dengan penuh rasa kekeluargaan
  • Membangun kerjasama dengan pihak luar sekolah sesuai dengan tuntutan globalisasi.
  1. TUJUAN
  • Membentuk peserta didik yang memiliki keimanan dan ketaqwaan, akhlak mulia, budi pekerti luhur berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa
  • Mengoptimalkan potensi dan kreatifitas peserta didik untuk mencapai berbagai keunggulan dan mampu bersaing ditingkat lokal, nasional, dan internasional
  • Membekali peserta didik agar memiliki kemampuan akademik dan non akademik berwawasan global, berbasis teknologi informasi dan komunikasi
  • Mewujudkan profesionalisme dan etos kerja penyelenggara pendidikan
  • Menjadikan warga sekolah bersikap jujur, kreatif, inovatif dan mandiri serta tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman

Tahun ini, tepatnya 20 Mei 2019 lalu, adalah Seratus Sebelas Tahun (111) Kebangkitan Nasional. Saat itu, dr. Soetomo dan kawan-kawannya menorehkan sebuah tonggak perjuangan besar untuk Indonesia dengan Organisasi atau Gerakan Boedi Oetomo.

Selanjutnya kita tengok ke belakang, yaitu sebelas (11) tahun lalu, tepatnya pada tahun 2008. Bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) RI, Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA, Selasa (20/05) meresmikan dan mencanangkan SMA Negeri 11 Yogyakarta sebagai Sekolah Kebangsaan.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Pencanangan Pendidikan Kebangsaan: Ruh Monumen Kebangsaan Indonesia oleh Mendiknas di sekolah yang beralamat di Jl. AM.Sangaji No. 50 yogyakarta ini, yaitu SMA Negeri 11 Yogyakarta.

Kita boleh berbangga hati untuk itu. (boleh kita bertepuk tangan)

SMA Negeri 11 Yogyakarta merupakan salah satu saksi sejarah berlangsungnya Kongres Budi Utomo pertama pada 3-5 Oktober 1908 yang digagas oleh Dr. Sutomo. Atas dasar itulah sekolah ini dijadikan sebagai pelopor penyelenggaraan pendidikan kebangsaan.

PERTANYAAN BESARNYA ADALAH:

Sejauh manakah konsep Sekolah Kebangsaan tersebut telah diimplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari di sekolah ini, baik dalam KBM atau non-KBM. Kita tidak boleh terlena dan dilupakan oleh kebanggaan kita karena sekolah ini diberi predikat Sekolah Kebangsaan. Oleh karena itu, kita sebagai anggota keluarga, kalau itu dikatakan sebagai sebuah keluarga, kita sebagai pemilik kalau itu dikatakan pemilik, dan kita sebagai sebagai pewaris generasi sebelumnya, harus dan selalu siap siaga meneruskan Para Pejuang Boedi Oetomo dalam rangka merebut masa depan yaitu MEMULIAKAN INDONESIA melalui Sekolah Kebangsaan SMA Negeri 11 Yogyakarta.

Terkait denganhal itu, Mendiknas memberikan kesempatan bagi SMA Negeri 11 Yogyakarta untuk mengembangkan sendiri konsep kurikulum yang sesuai dengan konsep kebangsaan. Lebih lanjut, Mendiknas sendiri saat itu menawarkan diri untuk menjadi salah satu konsultan bagi SMA Negeri 11 Yogyakarta untuk pembuatan Konsep Pendidikan Kebangsaan.

Bahkan Mendiknas juga mensyaratkan, selain harus memenuhi standar Key Performance Indicator (KPI), konsep pendidikan kebangsaan tetap harus menyesuaikan konsep pendidikan yang sudah ditetapkan oleh UNESCO yang sudah diterapkan oleh sejumlah negara. Konsep tersebut diantaranya harus memenuhi tiga hal, yaitu:

  1. education for all (pendidikan untuk semua),
  2. long life learning (pendidikan sepanjang hayat), dan
  3. education for sustainable development (pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan).

 

Key Performance Indicator (KPI) atau disebut juga sebagai Key Success Indicator (KSI) adalah seperangkat ukuran kuantitatif yang digunakan oleh sebuah lembaga/institusi, perusahaan atau industri untuk mengukur atau membandingkan kinerja dalam hal memenuhi tujuan strategis dan operasional.

Salah satu bagian dari perangkat KPI tersebut adalah Kegiatan Pembiasaan. Kegiatan pembiasaan di SMA Negeri 11 Yogyakarta memiliki harapan dan tujuan agar seluruh siswa terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan pembiasaan, yaitu kegiatan-kegiatan untuk menumbuhkan, menanamkan, dan menguatakan Pendidikan Karakter, yang tidak hanya dilakukan di sekolah saja, melainkan juga di rumah, dan di tempat-tempat lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Bapak/Ibu Guru dan Karyawan yang saya hormati,

Para siswa yang saya banggakan,

Perlu saya sampaikan kepada seluruh peserta upacara bahwa Implementasi kegiatan pembiasaan di SMA Negeri 11 Yogyakarta mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. Kegiatan rutin yaitu kegiatan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus di sekolah. Tujuannya untuk membiasakan siswa melakukan sesuatu dengan baik.
  2. Kegiatan spontan yaitu kegiatan yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh waktu, tempat dan ruang. Hal ini bertujuan memberikan pendidikan secara spontan, terutama dalam membiasakan bersikap sopan santun, dan sikap terpuji lainnya.
  3. Kegiatan Terprogram yaitu kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan atau jadwal yang telah ditetapkan. Membiasakan kegiatan ini artinya membiasakan siswa dan personil sekolah aktif dalam melaksanakan kegiatan sekolah sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing.
  4. Kegiatan Keteladanan yaitu kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari yang dapat dijadikan contoh (idola).

Empat kegiatan tersebut adalah media dan wadah untuk membentuk putra-putri SMA Negeri 11 Yogyakarta menjadi putra-putri yang berkarakter dan berbudaya luhur dan berakhlak mulia, di samping memiliki intelektualitas, integritas, santun, berwawasan kebangsaan dan bercakrawala global. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari VISI SMA Negeri 11 Yogyakarta yang dijabarkan ke dalam MISI dan TUJUAN-nya.

Bapak Ibu Guru dan Karyawan yang saya hormati,

Para Siswa yang sangat saya cintai dan saya banggakan,

Akhirnya, kami hanya berharap dan berdoa, semoga kegiatan MPLSBSB ini dapat menumbuhkan dan menjadikan rasa cinta dan. Lebih dari itu, semoga kegiatan ini menjadi inspirasi seluruh peserta didik baru kelas X  untuk bersemangat belajar dalam rangka meraih mimpi-mimpi masa depan. Seperti Judul dalam sambutan ini: INGIN CINTA, KENALILAH DIA. SMA Negeri 11 Yogyakarta adalah rumah kedua bagi kita semua. Mari kita cintai dia selayaknya kita cinta pada diri kita sendiri. Tak Kenal Maka Tak Sayang. Tak Sayang Maka Tak Cinta. Kepada Ananda Sluruh Siswa Kelas X, Selamat mengikuti MPLSBSB, sukses untuk kalian, sukses untuk kita semua.

Man Jadda Wa Jada

(siapa bersungguh sungguh, dia akan memetik kesungguhannya)

Dari kita untuk SMA Negeri 11, Dari SMA Negeri 11 untuk Yogyakarta

Dari Yogyakarta untuk Indonesia, Dirgahayu Diptya Aji Paramita,

Dirgahayu Indonesia, dan INDONESIA MULIA

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, melindungi dan meridhai kita. Aamiin.

 

Wassalaamu ‘alaikum wr.wb.

 

Yogyakarta, 15 Juli 2019

Plh. Kepala Sekolah,

Drs. Edy Widyanta H.I.

NIP 19671001 200012 1 001